RagamSulut.co.id – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manado melaporkan hasil pelaksanaan Operasi SAR terhadap kecelakaan kapal KM ANAIA yang mengalami kebakaran di perairan Laut Maluku. Seluruh korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh Tim SAR Gabungan, Jumat (27/3/2026).
Adapun data korban yang berhasil dievakuasi berjumlah lima orang, yaitu:
1. Yanto Sumelung
2. Yornes Gumolobe
3. Niklas Amtade
4. Nestar Sumelung
5. Fenli Yosep
Berdasarkan laporan, seluruh korban berjumlah 5 orang dengan status selamat (S) 5 orang, tanpa korban meninggal dunia (MD), hilang (H), maupun dalam pencarian (DP).
Dalam proses evakuasi, pada tanggal 26 Maret 2026 pukul 21.10 WITA, kapal KM ANAIA berhasil diintercept oleh Tim SAR Gabungan pada koordinat 1°42.127’N – 125°46.073’E. Selanjutnya, para korban dievakuasi menuju Dermaga Polair Sulut di Bitung.
Tim SAR Gabungan tiba di dermaga pada pukul 23.55 WITA, dan seluruh korban langsung diserahkan kepada tim medis untuk mendapatkan penanganan. Salah satu korban, atas nama Yanto Sumelung, dirujuk ke RSUP Prof. Kandou Manado dalam kondisi kritis.
Selanjutnya, pada 27 Maret 2026 pukul 01.30 WITA, empat korban lainnya tiba di Dermaga Satrol TNI AL Bitung dan langsung mendapatkan perawatan intensif sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Dengan telah ditemukannya seluruh korban, Operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas sinergi dan dedikasi dalam pelaksanaan operasi.
Sementara itu, Rescue Boat (RBB) saat ini berada di Dermaga Satrol TNI AL Bitung dan direncanakan akan bergeser ke Likupang pada pukul 06.00 WITA serta diperkirakan tiba pada pukul 08.00 WITA.
Unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini meliputi Tim Rescue Kantor SAR Manado, Unit Siaga SAR Bitung dan Likupang, Polairud, TNI AL, BPBD Bitung, instansi kesehatan, serta berbagai unsur pendukung lainnya dengan total puluhan personel.
Alat utama SAR (Alut SAR) yang digunakan antara lain Rescue Car, Rigid Buoyancy Boat (RBB), speedboat, peralatan komunikasi, peralatan medis, serta berbagai armada ambulans dari instansi terkait.
Basarnas Sulawesi Utara mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat sehingga operasi SAR dapat berjalan dengan lancar dan seluruh korban berhasil diselamatkan.(Ikel)











