RagamSulut.co.id – Utusan Khusus Presiden RI, Hasyim Djojohadikusumo, menghadiri perayaan Paskah Nasional 2026 yang digelar di kawasan Pohon Kasih, Megamas, Manado, Rabu (8/4/2026).
Dalam sambutannya, ia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan Sulawesi Utara, khususnya Minahasa, yang merupakan tanah kelahiran ibunya.
“Saya rindu ke tanah air saya, Minahasa,” ujar Hasyim di hadapan ribuan jemaat dan undangan yang hadir.
Dalam kesempatan tersebut, Hasyim menyoroti berbagai program pemerintah yang tengah berjalan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), pendidikan, hingga layanan cek kesehatan gratis yang disebut telah dirasakan puluhan juta masyarakat Indonesia.
Ia juga menyinggung adanya dinamika politik nasional, termasuk isu-isu yang dinilai berupaya mengganggu stabilitas pemerintahan. Meski demikian, Hasyim menegaskan bahwa Presiden Prabowo tetap bersikap tenang dalam menghadapi berbagai kritik dan serangan.
“Yang penting bagi beliau adalah bagaimana rakyat tidak disakiti dan kesejahteraan masyarakat terus ditingkatkan,” katanya.
Hasyim menekankan pentingnya persatuan nasional di tengah berbagai tantangan global, termasuk konflik internasional yang sedang berlangsung. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga kebersamaan dan tidak terpecah oleh perbedaan.
Selain itu, ia juga menyinggung sejarah gerakan Permesta sebagai bagian dari aspirasi daerah untuk mendapatkan keadilan sosial, politik, dan ekonomi.
Menurutnya, semangat tersebut relevan dalam konteks pembangunan nasional saat ini, di mana pemerataan menjadi salah satu fokus utama.
Dalam sambutannya, Hasyim turut mengapresiasi inisiatif penyelenggaraan Paskah Nasional yang disebut sebagai hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk tokoh gereja dan aparat keamanan di Sulawesi Utara.
Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Ketua Sinode GMIM terpilih Adolf Wenas, Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harrie Langie, serta panitia pelaksana atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Mengakhiri sambutannya, Hasyim kembali menegaskan bahwa persatuan menjadi kunci utama dalam menjaga keutuhan bangsa, sejalan dengan semangat Paskah yang mengajak umat untuk hidup dalam kasih dan kebersamaan.(Ikel)












