RagamSulut.co.id – Tim SAR Gabungan melanjutkan Operasi SAR hari kedua terhadap seorang anak perempuan yang diduga hanyut di Sungai Air Terjun Paris, Desa Kayuuwi, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Minggu (24/05).
Korban diketahui bernama Quin Makal (10), warga Desa Kayuuwi, Minahasa. Informasi tersebut disampaikan Humas Basarnas Sulut, Nuriadin Gumeleng.
Berdasarkan laporan, peristiwa terjadi pada Sabtu, 23 Mei 2026 sekitar pukul 12.15 WITA saat korban bersama temannya berada di kawasan Air Terjun Paris.
“Korban diduga terpeleset di batu besar dan jatuh ke sungai sebelum terseret arus deras,” ujar Nuriadin.
Usai kejadian, pihak keluarga bersama pemerintah desa sempat melakukan pencarian awal di sekitar lokasi. Namun hingga sore hari korban belum ditemukan.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan oleh Hukum Tua Desa Kayuuwi, Stenly Watung, kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado pada pukul 17.20 WITA guna meminta bantuan SAR.
Pada hari kedua operasi pencarian, Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing pada pukul 06.45 WITA dan mulai melakukan pencarian pukul 07.00 WITA dengan membagi personel menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).
SRU 1 melakukan penyisiran dari titik lokasi kejadian dengan menyusuri alur sungai sejauh 2 kilometer. Sementara SRU 2 melakukan pencarian dari titik koordinat 1°13’40.34″N – 124°45’39.00″E dengan menyusuri aliran sungai sejauh 2 kilometer sesuai rencana operasi hari kedua.
Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Pos SAR Amurang, Kantor SAR Manado, BPBD Minahasa, Satpol PP Minahasa Selatan, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
Dalam operasi tersebut, tim gabungan didukung peralatan SAR, komunikasi, medis, evakuasi, hingga peralatan selam untuk memaksimalkan proses pencarian di area sungai.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam proses pencarian oleh Tim SAR Gabungan.(Ikel)











