Berita

Pengacara Corri Sengkey Apresiasi Tingkat Kepercayaan Publik terhadap Polri, Soroti Tantangan Meningkatkan Profesionalisme Penyidikan

×

Pengacara Corri Sengkey Apresiasi Tingkat Kepercayaan Publik terhadap Polri, Soroti Tantangan Meningkatkan Profesionalisme Penyidikan

Sebarkan artikel ini

RagamSulut.co.id – Pengacara Corri Sengkey memberikan apresiasi terhadap meningkatnya tingkat kepercayaan masyarakat kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang mencapai 82,4 persen. Menurutnya, capaian tersebut merupakan bukti nyata dari hasil kerja keras serta kemitraan berbagai pihak dalam mendukung penegakan hukum di Indonesia, Senin (29/6/2026).

“Capaian ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap Polri terus meningkat. Ini merupakan hasil dari kerja keras bersama dalam menghadirkan pelayanan dan penegakan hukum yang semakin baik,” ujar Corri Sengkey.

Meski demikian, Corri mengingatkan bahwa masih terdapat sekitar 18,6 persen masyarakat yang belum memberikan tingkat kepercayaan penuh kepada institusi Polri. Persentase tersebut, menurutnya, harus menjadi perhatian serius untuk terus melakukan pembenahan, khususnya pada sektor penyidikan.

“Persentase yang tersisa ini tidak boleh diabaikan. Justru menjadi pekerjaan rumah terbesar, terutama bagi para penyidik, untuk membuktikan bahwa hukum ditegakkan secara adil tanpa pandang bulu dan tidak dipengaruhi kepentingan apa pun,” katanya.

Ia juga menilai masih adanya anggapan di sebagian masyarakat bahwa melaporkan suatu perkara kepada kepolisian memerlukan biaya besar. Menurut Corri, stigma tersebut harus dihilangkan melalui pelayanan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

“Ketakutan masyarakat untuk melapor harus dihapus. Masyarakat harus merasakan bahwa setiap laporan akan ditangani secara profesional tanpa harus mengeluarkan biaya ataupun merasa diperlakukan berbeda,” ujarnya.

Lebih lanjut, Corri berharap peningkatan kualitas pelayanan kepolisian dapat terus dilakukan sehingga tingkat kepercayaan publik semakin meningkat. Dengan pelayanan yang semakin baik, berbagai stigma negatif terhadap institusi kepolisian diharapkan dapat berkurang dengan sendirinya.

“Target ke depan tentu bagaimana kepercayaan masyarakat semakin meningkat. Ketika pelayanan semakin profesional, transparan, dan berkeadilan, maka kritik maupun stigma negatif terhadap Polri akan semakin berkurang karena masyarakat merasakan langsung kualitas pelayanan tersebut,” jelasnya.

Sebagai praktisi hukum, Corri menilai tantangan terbesar saat ini masih berada pada proses penanganan perkara di tingkat penyidikan. Oleh karena itu, ia mendorong peningkatan integritas, profesionalisme, serta pengawasan internal agar masyarakat semakin yakin bahwa setiap perkara ditangani secara objektif sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Menurutnya, pembenahan yang berkelanjutan akan menjadi kunci untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri sekaligus mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat.(Ikel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *