RagamSulut.co.id – Kebakaran hebat yang terjadi di Panti Werdha Damai, Kecamatan Paal 2, Kota Manado, menyisakan luka bagi keluarga. Salah satunya Margaretha Rey yang dimana kakaknya Rosye Rey (85) ikut menjadi korban pada peristiwa naas tersebut, Senin (29/12/2025).
Diketahui, pada peristiwa kebakaran tersebut, sebanyak 16 Lansia tewas pada Minggu 28 Desember 2025 pukul 20.00 WITA, malam.
Margaretha Rey yang didampingi keluarga datang ke Posko Ante Mortem Biddokkes Polda Sulut untuk memberikan sampel.
“Oma Rosye yang sudah berumur 85 tahun dia baru menghuni di Panti Werdha selama 2 bulan,”ungkap Margaretha.
Kata dia, keluarga terakhir berkomunikasi dengan Oma Rosye tanggal 17 Desember 2025.
“Hari ini saya memasukan sampel darah dan air liur,”bebernya.
Kata dia, jika nanti jenazah Almarhumah Rosye Rey sudah diserahkan ke pihak keluarga dari RS Bhayangkara, akan semayamkan di pekuburan Arimatea oleh pihak gereja.
“Kemudian selanjutnya dibawa ke Pekuburan Umum Pemkot Manado,”terang Margaretha.
Dia menjelaskan alasan Almarhumah Rosye Rey tinggal di Panti Werdha Damai Ranomuut, karena mereka berdua sama-sama sudah Lansia.
“Kalau di rumah saya tidak mengurusnya jadi kami ambil keputusan Almarhumah tinggal di Panti Werdha,”jelas Margaretha.
Menurutnya, di Panti Werdha Damai Ranomuut, Almarhumah dapat beribadah dan memiliki teman yang banyak.
“Waktu di rumah mendiang Rosye Rey sudah beberapa tahun tidak pernah beribadah hanya tinggal di rumah selain itu dirinya juga tidak menikah,”tutup Margaretha.(Ikel)











