RagamSulut.co.id – Pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, upaya pemulihan terus dilakukan baik dari segi insfratruktur maupun jaringan listrik dan komunikasi.
Selain itu, itu bantuan Sembako juga terus mengalir baik dari pemerintah maupun warga Manado yang peduli dengan bencana di Pulau Siau, Kabupaten Sitaro.
Salah satunya datang dari Influencer Manado Didi Roa, bersama dengan tim salurkan sejumlah bantuan logistik hasil donasi dari netizen di media sosial, Minggu (11/1/2026).
Adapun logistik yang disalurkan antara lain Beras, Ikan Kaleng, Mie Instan, Perlengkapan Tidur, dan Popok Bayi.
Influencer Manado Didi Roa menjelaskan penyaluran bantuan logistik ini diserahkan langsung kepada warga yang terdampak di Kampung Peling, Kampung Bumbiha, Posko Pengungsian Gereja Betamara Paseng, Batusenggo, Museum dan Puskesmas Ulu Siau.
“Ini merupakan bantuan dari beberapa perusahaan dan pribadi antara lain Etzuko Kitchen, Beras Dua Merpati, dan Rukun Nusa Utara yang bekerja di Weda serta Klenteng Ban Hing Kiong,”ujar Didi.
Menurutnya, warga yang terdampak sangat senang mendapat bantuan logistik yang diberikan langsung tanpa melalui perantara.
“Ada salah satu anak namanya Ghea yang jadi korban luka-luka saat bencana, dia ternyata followers saya di Media Sosial, keluarga mereka sangat senang saat kami temui di Puskesmas,”katanya.
Lanjut dia, bantuan ini merupakan dukungan moril dan motivasi untuk para korban bencana alam di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro.
“Mari kita ambil hikmah dibalik bencana ini, warga Pulau Siau mampu bangkit kembali
Sementara itu Warga Kampung Bumbiha Ivan Jerry Takalamian mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan langsung kepada mereka.
“Kami sangat berterima kasih kepada Didi Roa dan tim yang sudah memberikan bantuan ini, Tuhan balas berkat dengan budi baik mereka,”ucap Ivan.
Dia menambahkan, selain logistik saat ini mereka juga membutuhkan solusi untuk rumah mereka yang hancur dihantam tanah longsor saat terjadi bencana lalu.
“Kami juga butuh peralatan dapur karena semuanya sudah bersama rumah kami,”tandasnya.(Ikel)











