RagamSulut.co.id – Persma 1960 Manado meraih kemenangan dramatis atas Persmin Minahasa dengan skor tipis 1-0 pada laga penentuan Grup D Liga 4 Indonesia Piala Gubernur Sulut 2025/2026. Pertandingan berlangsung di Stadion Klabat Manado, Jumat (10/4/2026).
Kemenangan ini memastikan Persma 1960 Manado keluar sebagai juara grup sekaligus mengamankan tiket ke babak semifinal.
Sejak awal laga, kedua tim tampil agresif dan saling bergantian melakukan serangan. Namun, solidnya lini pertahanan masing-masing membuat skor tetap imbang 0-0 hingga memasuki akhir babak kedua.
Drama terjadi di masa injury time. Pada menit ke-94, Muhammad Irgi Panigoro berhasil memecah kebuntuan setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Persmin Minahasa. Gol tersebut langsung disambut gemuruh suporter di Stadion Klabat.
Skor 1-0 untuk Persma 1960 Manado bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, sekaligus memastikan kemenangan penting bagi tim tuan rumah.
Pelatih Persma 1960, Feryandes Rozialta, mengaku puas dengan penampilan dan determinasi para pemainnya. Ia mempersembahkan kemenangan ini untuk masyarakat Kota Manado dan para pendukung setia tim.
“Kemenangan ini untuk rakyat Manado. Kami bermain tenang dan tidak terburu-buru. Kami yakin pertandingan belum selesai sebelum peluit akhir. Gol Irgi sangat sempurna di menit akhir,” ujarnya usai laga.
Feryandes mengungkapkan bahwa pada menit-menit akhir, ia menginstruksikan pemain untuk terus menekan ke kotak penalti dan memanfaatkan peluang bola kedua, yang akhirnya berbuah gol kemenangan.
Menatap babak semifinal melawan Klabat Jaya Sakti, ia menyebut timnya akan menyiapkan strategi berbeda sesuai karakter lawan.
Sementara itu, pelatih Persmin Minahasa, Marten Tao, mengakui timnya kecolongan di menit-menit akhir. Ia tetap memberikan apresiasi atas perjuangan kedua tim.
“Selamat untuk Persma 1960 Manado. Kami kecolongan di dua menit terakhir, itulah sepak bola. Kedua tim bermain luar biasa, dan ini menjadi evaluasi bagi kami ke depan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan tidak menyalahkan kepemimpinan wasit dan berharap potensi pemain muda di Minahasa dapat terus dikembangkan melalui kompetisi resmi yang berkelanjutan.
Dengan hasil ini, Persma 1960 Manado melangkah ke semifinal dengan penuh percaya diri, sementara Persmin Minahasa harus mengakhiri perjuangan mereka di babak 6 besar.(Ikel)












