RagamSulut.co.id – Sepasang burung Maleo (Macrocephalon maleo), satwa endemik Sulawesi yang dilindungi, ditemukan di area konservasi milik PT Tirta Investama Airmadidi, tepatnya di kaki Gunung Klabat, Minahasa Utara.
Informasi ini disampaikan oleh Humas PT Tirta Investama Airmadidi, Meiske Luntungan, usai melakukan diskusi dan pemaparan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) kepada Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda.
“Fokus kami pada program konservasi lingkungan serta temuan sepasang burung Maleo di kawasan kaki Gunung Klabat, Airmadidi,” ujar Meiske, Jumat (10/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, perusahaan memaparkan berbagai program konservasi yang telah dan sedang dijalankan.
Kegiatan tersebut meliputi rehabilitasi mata air, penanaman pohon untuk pemulihan ekosistem, serta pembuatan rorak atau lubang resapan guna menjaga keseimbangan tanah dan air.
Program ini dilaksanakan bersama mitra CSR Lestari Bumi Hijau yang dikoordinasikan oleh Brivy Lotulung, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan di tingkat lokal.
Selain itu, perusahaan juga menegaskan bahwa upaya pelestarian terhadap burung Maleo dilakukan tanpa penangkapan satwa.
Langkah-langkah yang telah diambil antara lain sosialisasi kepada pemerintah setempat, edukasi kepada masyarakat di sekitar habitat, pemasangan papan larangan berburu, serta kerja sama dengan instansi terkait seperti BPBD, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Unit VI, dan kelompok pecinta alam dalam menjaga habitat dan pemantauan lingkungan.
Temuan burung Maleo di kawasan kaki Gunung Klabat ini juga diperkuat oleh hasil penelitian akademis yang dipublikasikan dalam jurnal berjudul “Behavioural Responses of the Endemic Maleo (Macrocephalon maleo) in a Non-Typical Upland Forest Habitat”.
Penelitian tersebut merupakan karya Hapry F. N. Lapian dan Josephine Saerang dari Universitas Sam Ratulangi, bersama Brivy Lotulung.
Hasil penelitian ini memperkuat bahwa kawasan kaki Gunung Klabat memiliki nilai penting dalam konservasi keanekaragaman hayati, khususnya bagi satwa endemik Sulawesi seperti burung Maleo.
Melalui penyampaian ini, PT Tirta Investama Airmadidi berharap adanya dukungan dan kolaborasi berkelanjutan dari pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan guna menjaga kelestarian lingkungan dan habitat satwa dilindungi secara berkesinambungan.(Ikel)












