BeritaPendidikan

Ada Apa di Unsrat? Rektor Diganti Saat Masa Jabatan Masih Empat Bulan

×

Ada Apa di Unsrat? Rektor Diganti Saat Masa Jabatan Masih Empat Bulan

Sebarkan artikel ini

RagamSulut.co.id– Pergantian kepemimpinan di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado memunculkan tanda tanya. Pasalnya, masa jabatan Rektor Unsrat Berty Sompie disebut masih menyisakan sekitar empat hingga lima bulan, namun Kementerian Pendidikan Tinggi dan Sains Teknologi telah menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Rektor, Rabu (5/8/2026).

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) dan Komunikasi Unsrat, Dr. Max Rembang, M.Si., mengatakan berdasarkan masa jabatan yang berlaku, Rektor Berty Sompie seharusnya masih menjabat hingga 21 Desember 2026.

“Harusnya Rektor Unsrat Manado Berty Sompie itu sampai tanggal 21 Desember 2026. Jadi masih ada empat bulan sebenarnya, empat sampai lima bulan,” ujar Max Rembang, Rabu (5/8/2026).

Saat ditanya mengenai alasan pergantian sebelum masa jabatan berakhir, Max menegaskan pihak Unsrat tidak memiliki kewenangan menjelaskan keputusan tersebut.

“Minta maaf, mungkin konfirmasi saja ke Humas Kementerian, karena kami hanya membaca surat… surat perintah penetapan. Perintah Menteri untuk Plt Rektor Unsrat,” jelasnya.

Berdasarkan Surat Perintah Nomor 18922/M/KPT.KP/2026 tertanggal 4 Agustus 2026, Menteri Pendidikan Tinggi dan Sains Teknologi menetapkan Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Sam Ratulangi, efektif mulai hari ini.

Prof. Jamaluddin Jompa diketahui saat ini masih berstatus sebagai Rektor Universitas Hasanuddin untuk periode kedua.

“Terhitung hari ini Unsrat dipimpin oleh Plt sesuai surat perintah Menteri. Namanya Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. Beliau sekarang ini statusnya sebagai Rektor Universitas Hasanuddin periode kedua,” kata Max.

Usai menerima penugasan, Prof. Jamaluddin langsung memimpin agenda perdana di lingkungan Unsrat.

Menurut Max, rapat pertama digelar bersama para wakil rektor, kemudian dilanjutkan dengan rapat kedua yang dihadiri seluruh pimpinan universitas.

“Tadi sudah memimpin rapat. Rapat pertama dengan wakil-wakil rektor, kemudian dilanjutkan rapat kedua dengan seluruh pimpinan universitas. Itu terdiri dari Ketua Senat Universitas, 12 dekan, dua lembaga, Direktur Pascasarjana, dan Satuan Pengawasan Internal (SPI),” ungkapnya.

Penunjukan Plt Rektor di tengah sisa masa jabatan rektor definitif ini menjadi perhatian publik. Namun hingga kini, pihak Unsrat menegaskan belum dapat memberikan penjelasan mengenai alasan di balik keputusan tersebut dan mempersilakan media mengonfirmasi langsung kepada Kementerian Pendidikan Tinggi dan Sains Teknologi.(Ikel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *