Olahraga

Arya Sinulingga: Perbanyak Pertandingan, Potensi Pemain Muda Sulut Besar

×

Arya Sinulingga: Perbanyak Pertandingan, Potensi Pemain Muda Sulut Besar

Sebarkan artikel ini

RagamSulut.co.id– Plt Ketua PSSI Sulawesi Utara, Arya Sinulingga, menilai Piala Soeratin U15 menjadi salah satu ajang penting untuk mengukur sekaligus mengembangkan potensi pesepak bola muda di Sulawesi Utara, termasuk dari wilayah kepulauan.

Hal itu disampaikan Arya setelah menyaksikan partai final Piala Soeratin U15 Zona Sulawesi Utara 2026 yang mempertemukan Sulut FC dan SSB Humbia Tagulandang di Stadion Klabat Manado, Jumat (11/9/2026).

Sulut FC berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan SSB Humbia asal Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, dengan skor 2-0.

Dua gol kemenangan Sulut FC dicetak Gabriel Hari pada menit ke-30 dan Hafids Basuki pada menit ke-82.

Arya mengapresiasi keberhasilan SSB Humbia menembus partai final. Menurutnya, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa pemain muda dari wilayah kepulauan memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat provinsi.

“Saya senangnya karena yang final juga masuk dari Sulut FC, satu lagi dari Sitaro, ini kan dari kepulauan. Jadi, teman-teman dari kepulauan juga menunjukkan bahwa mereka bisa masuk final,” kata Arya.

Meski demikian, Arya melihat masih ada aspek yang perlu ditingkatkan dari pemain SSB Humbia, khususnya kemampuan teknik. Menurutnya, dari sisi fisik, pemain Humbia mampu memberikan perlawanan, tetapi pengalaman bertanding menjadi faktor penting untuk meningkatkan kualitas permainan.

“Memang terlihat fisiknya bagus, tapi terlihat juga kalau tekniknya kalah nih sama Sulut FC. Ini yang saya bilang bahwa kita memang perlu banyak pertandingan,” ujarnya.

Arya menilai pertandingan yang lebih banyak akan memberikan pengalaman sekaligus membantu pemain muda memperkuat mental dan mengasah kemampuan teknik.

“Jadi mudah-mudahan PSSI ke depan itu memperbanyak jumlah pertandingan anak-anak. Makin banyak pertandingan, pasti mereka mentalnya kuat, secara teknik juga akan makin bagus,” tutur Arya.

Menurutnya, pengembangan sepak bola usia muda tidak cukup hanya dengan pembinaan di SSB. Ekosistem sepak bola juga harus diperkuat dengan memperbanyak klub, pelatih, wasit serta kompetisi.

“Perbanyak wasit, perbanyak pelatih, perbanyak pertandingan. Sudah, yakin kita potensi kita besar kok,” tegasnya.

Arya berharap keberadaan kompetisi seperti Piala Soeratin dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak pemain muda Sulawesi Utara mendapatkan kesempatan untuk bertanding dan menunjukkan kemampuan mereka.

Keberhasilan SSB Humbia menembus final juga menjadi sinyal positif bagi pembinaan sepak bola di wilayah kepulauan. Dengan kompetisi yang lebih rutin, talenta-talenta muda dari berbagai daerah di Sulawesi Utara diharapkan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk berkembang dan bersaing.(Ikel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *