RagamSulut.co.id– Labuan Beru U17 dari Sulawesi Tengah memastikan diri lolos ke babak 8 besar Piala Soeratin U17 setelah meraih kemenangan telak 8-0 atas Persital Talumolo U17 di Stadion Klabat Manado, Rabu (7/10/2026).
Kemenangan besar tersebut semakin memastikan posisi Labuan Beru sebagai juara grup dengan koleksi 7 poin. Tiket ke babak 8 besar juga ditentukan oleh hasil pertandingan PSKT Tomohon kontra Indonesia Muda Ternate U17 yang berakhir imbang 2-2.
Hasil tersebut membuat PSKT Tomohon harus puas berada di posisi runner-up dengan mengoleksi 5 poin. Berdasarkan regulasi Piala Soeratin 2026, hanya tim yang finis sebagai juara grup yang berhak melaju ke babak 8 besar di IKN, Kalimantan Timur.
Labuan Beru tampil dominan sejak awal pertandingan. Roofi menjadi bintang kemenangan setelah mencetak lima gol masing-masing pada menit ke-22, 35, 36, 48 dan 61.
Tiga gol lainnya dicetak Rahmat Hidayat pada menit ke-29, Aril menit ke-46, serta Ismail Kadafi pada menit ke-52.
Pelatih Labuan Beru U17, Muhammad Farid Rivaldi, bersyukur atas keberhasilan anak asuhnya menjadi juara grup.
“Alhamdulillah, Labuan Beru menang hari ini 8-0 atas Persital, yang mana Labuan Beru ini unggul jumlah gol dan unggul jumlah poin,” ujar Farid.
Ia mengapresiasi kerja keras seluruh pemain, manajemen dan official yang telah bersama-sama menyiapkan strategi sejak pertandingan pertama hingga laga terakhir.
“Saya berterima kasih kepada seluruh pemain Labuan Beru yang sudah berjuang sekuat tenaga dan berterima kasih kepada manajemen serta official Labuan Beru yang telah bersama-sama kita meracik taktik dan strategi mulai dari awal pertandingan, pertandingan kedua, sampai dengan kita mendapat juara 1 di Stadion Klabat ini,” katanya.
Farid mempersembahkan keberhasilan tersebut untuk masyarakat Sulawesi Tengah serta para suporter Labuan Beru.
“Kemenangan ini kami berikan kepada warga Sulawesi Tengah dan seluruh suporter dan fans Labuan Beru. Sebagaimana filosofi daripada Labuan Beru adalah bisa gol, bisa menang, dan bisa juara,” ucapnya.
Menghadapi babak 8 besar di IKN, Farid mengatakan timnya akan melakukan evaluasi dan mematangkan kembali kekuatan serta kelemahan yang masih dimiliki.
“Untuk persiapan ke IKN nanti, kelebihan dan kelemahan Labuan Beru akan kami permantap lagi bilamana kami tiba di lapangan Labuan Beru untuk menghadapi 8 besar Seri Nasionalnya di IKN,” ujarnya.
Terkait komposisi pemain yang akan dibawa ke IKN, Farid mengaku masih akan berkoordinasi dengan manajemen dan official.
“Untuk pemain, nanti saya akan komunikasikan kembali dengan teman-teman official dan manajemen. Saya rasa pemain yang ada sekarang ini sudah terbukti bahwa kami bisa juara di Sulawesi Utara Zona 7 di Stadion Klabat,” katanya.
Sementara itu, dari kubu Persital Talumolo, pelatih mengakui hasil pertandingan terakhir sangat mengecewakan. Kondisi pemain yang terbatas dan sejumlah pemain mengalami cedera menjadi salah satu kendala yang dihadapi tim.
“Memang hasil hari ini, pertandingan yang ketiga memang cukup mengecewakan. Memang kita sudah berusaha, cuma memang kondisi pemain kita yang pas-pasan, kemudian banyak pemain kita yang cedera,” ujarnya.
Ia menyebut laga melawan Labuan Beru menjadi pertandingan terberat selama keikutsertaan mereka di kompetisi tersebut.
“Saya pikir yang paling selama kita bertanding, ini memang kita kayak babak belur,” katanya.
Menurutnya, hasil tersebut menjadi bahan evaluasi penting, terutama terkait persiapan tim sebelum mengikuti kompetisi.
“Ke depannya kita harus banyak mengevaluasi, terutama soal persiapan. Persiapan kita dadakan saja, tiba-tiba kita berangkat, kemudian kita bertanding,” ujarnya.
Dengan hasil tersebut, Labuan Beru U17 menjadi wakil Sulawesi Tengah yang memastikan tiket ke babak 8 besar Piala Soeratin U17 dan akan melanjutkan perjuangan di IKN, Kalimantan Timur.(Ikel)











