RagamSulut.co.id – Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi dua pendaki yang mengalami kecelakaan saat melakukan pendakian di kawasan Gunung Soputan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, Sabtu (20/6/2026).
Kedua korban diketahui bernama Ronaldo Batjeran (18), warga Kecamatan Wenang, Kota Manado, dan Priskila Pondaag (24), warga Karombasan I, Kecamatan Wanea, Kota Manado. Keduanya mengalami cedera pada bagian kepala dan tangan setelah terjatuh saat berada di jalur pendakian Gunung Soputan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado/Basarnas Sulawesi Utara, George Mercy Randang, S.IP., M.A.P., menjelaskan bahwa informasi mengenai kejadian tersebut diterima dari Jastin, teman korban, pada pukul 11.30 WITA.
“Laporan yang kami terima menyebutkan dua pendaki mengalami cedera akibat terjatuh di kawasan Gunung Soputan dan membutuhkan bantuan evakuasi,” ujar Randang.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan langsung diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 11.46 WITA. Berkat respons cepat dan koordinasi yang baik antarunsur SAR, kedua korban berhasil ditemukan pada pukul 12.37 WITA.
Setelah ditemukan, tim segera memberikan penanganan awal terhadap korban sebelum melaksanakan proses evakuasi dari lokasi kejadian.
Pada pukul 14.00 WITA, kedua korban berhasil dievakuasi menuju Pos Aju Gunung Soputan. Selanjutnya, korban dibawa menggunakan ambulans dan Rescue Car menuju Puskesmas Silian untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.
Sekitar pukul 14.40 WITA, kedua korban tiba di Puskesmas Silian dan diserahkan kepada tim medis untuk mendapatkan perawatan.
Dengan selesainya proses evakuasi dan penyerahan korban kepada pihak medis, Operasi SAR Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) resmi dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 15.00 WITA. Seluruh personel yang terlibat kemudian kembali melaksanakan siaga rutin.
George Mercy Randang menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah menunjukkan respons cepat dalam operasi tersebut.
“Keberhasilan operasi SAR ini merupakan hasil kerja sama dan sinergitas seluruh unsur yang terlibat. Terima kasih kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” katanya.
Operasi evakuasi melibatkan sejumlah unsur SAR Gabungan, di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado, Pos SAR Amurang, Polsek Silian, BPBD Minahasa Tenggara, Saka SAR Mitra, Puskesmas Silian, RAPI Minahasa, KPA Mitra, serta rekan-rekan korban.
Keberhasilan evakuasi ini menjadi bukti kesiapsiagaan dan sinergi antarinstansi dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat yang mengalami kondisi darurat di kawasan pegunungan.(Ikel)











