Olahraga

Isu Regulasi Liga 4, Pelatih Persma Tegaskan: Tidak Wajib 12 Pertandingan, Fokus ke Nasional

×

Isu Regulasi Liga 4, Pelatih Persma Tegaskan: Tidak Wajib 12 Pertandingan, Fokus ke Nasional

Sebarkan artikel ini

RagamSulut.co.id — Isu terkait peluang Persma 1960 Manado untuk melaju ke babak nasional Liga 4 Indonesia mencuat, menyusul adanya anggapan bahwa tim harus menjalani 12 pertandingan untuk memenuhi regulasi.

Meski berstatus juara Liga 4 Indonesia Piala Gubernur Sulut 2025/2026, Persma disebut-sebut berpotensi tidak lolos ke tahap selanjutnya jika tidak memenuhi jumlah laga tersebut, Selasa (22/4/2026).

Namun, pelatih Persma, Feryandes Rozialta, menegaskan bahwa interpretasi tersebut tidak sepenuhnya tepat.

“Kalau saya rasa tidak harus 12 pertandingan. Yang penting kompetisi berjalan, ada jumlah tim, dan regulasinya terpenuhi,” ujar Feryandes.

Ia menjelaskan bahwa jumlah pertandingan sangat bergantung pada format kompetisi dan jumlah peserta di masing-masing daerah. Dalam konteks Sulawesi Utara, yang diikuti 12 tim, tidak ada keharusan setiap tim bermain hingga 12 kali.

“Kalau hanya tiga atau empat tim, mungkin harus sampai 12 pertandingan. Tapi di sini ada 12 tim, jadi tidak harus 12 laga. Di Riau misalnya, ada 9 tim dan tidak sampai 12 pertandingan, tapi tetap meloloskan ke nasional,” jelasnya.

Feryandes menegaskan bahwa selama kompetisi berjalan sesuai regulasi dan jumlah peserta terpenuhi, maka jalur menuju babak nasional tetap terbuka.

“Berapapun jumlah pertandingannya, yang penting kompetisi berjalan. Kita juga sudah dipastikan punya dua slot untuk nasional,” tegasnya.

Pernyataan ini menjadi penegasan bahwa keberhasilan Persma di level regional tidak serta-merta terhambat oleh isu teknis yang belum tentu sesuai dengan regulasi sebenarnya.

Dengan kepastian dua slot wakil dari Sulawesi Utara, Persma 1960 Manado kini diharapkan tetap fokus pada persiapan menuju kompetisi nasional, tanpa terpengaruh oleh spekulasi yang berkembang.

Momentum juara seharusnya menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh, bukan diragukan. Kini, tantangan berikutnya adalah membuktikan kualitas di level nasional dan membawa nama Sulawesi Utara bersaing di panggung yang lebih tinggi.(Ikel)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *