Berita

Kapolda Sulut Paparkan Tiga Indikator Utama Kota Aman: Personal, Infrastruktur dan Digital Security

×

Kapolda Sulut Paparkan Tiga Indikator Utama Kota Aman: Personal, Infrastruktur dan Digital Security

Sebarkan artikel ini

RagamSulut.co.id – Roycke Harrie Langie menegaskan bahwa keamanan sebuah kota tidak hanya diukur dari rendahnya angka kriminalitas, tetapi juga dari terpenuhinya tiga indikator utama yang menjamin rasa aman masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Sulut saat menjelaskan konsep keamanan modern yang harus dijaga bersama oleh pemerintah, aparat, dan masyarakat.

“Salah satu indikator adalah personal security. Apa itu personal security? Memastikan semua orang atau warga negara atau masyarakat ketika dia melakukan kegiatan pergi ke pasar, bekerja, pergi ke kantor, salah satunya pergi ke sekolah, harus dipastikan aman,” ujar Kapolda Langie, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, rasa aman masyarakat saat beraktivitas menjadi fondasi utama dalam menentukan apakah sebuah kota layak disebut aman dan nyaman.

“Itulah yang disebut dengan indikator personal security,” tambahnya.

Kapolda menegaskan pihak kepolisian akan terus berupaya menjaga keamanan masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi Utara agar aktivitas publik dapat berjalan dengan baik tanpa rasa takut.

Selain personal security, Kapolda juga menyoroti pentingnya infrastructure security atau keamanan infrastruktur. Ia mencontohkan fasilitas penerangan jalan yang sangat berpengaruh terhadap keselamatan masyarakat.

“Lampu jalan, karena banyak orang sebenarnya dia keluar gang dia tidak mau tabrak orang, tapi karena tidak ada lampu jalan, yang akhirnya dapat menyebabkan kecelakaan. Itu yang disebut infrastructure security,” jelasnya.

Kapolda menilai keamanan infrastruktur menjadi tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah daerah dalam menyediakan fasilitas publik yang memadai demi mencegah kecelakaan maupun tindak kejahatan.

Lebih lanjut, Kapolda menekankan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah menjaga digital security atau keamanan digital di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang sangat pesat.

“Nah, ini yang paling harus torang jaga sama-sama, digital security. Karena banyak permasalahan juga terjadi akhirnya tindak pidana karena lewat digital,” katanya.

Ia juga mendorong pemasangan CCTV di berbagai titik strategis sebagai bentuk pengawasan modern yang dapat membantu aparat dalam menjaga keamanan masyarakat.

“Di samping itu juga harus ada CCTV supaya kalau ada yang jalan-jalan malam walaupun mungkin tidak ada petugas, tapi kehadiran mewakili petugas itu melalui CCTV,” ungkap Kapolda.

Kapolda turut mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial dan teknologi digital agar tidak memicu pelanggaran hukum maupun tindak pidana.

“Nah, ini torang harus jaga tiga indikator ini,” tegasnya.

Tiga indikator keamanan yang disampaikan Kapolda Sulut tersebut yakni personal security, infrastructure security, dan digital security dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.(Ikel)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *