Berita

Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Biosolar di SPBU Sonder, Pasokan Dialihkan ke Dua SPBU

×

Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Biosolar di SPBU Sonder, Pasokan Dialihkan ke Dua SPBU

Sebarkan artikel ini

RagamSulut.co.id – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial terkait pelayanan penyaluran Biosolar di SPBU 74.956.04 Sonder, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Sebagai bagian dari komitmen menjaga penyaluran BBM bersubsidi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Pertamina melakukan pengecekan dan evaluasi terhadap operasional SPBU tersebut.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto,mengatakan berdasarkan hasil evaluasi, pihaknya menemukan adanya penyaluran BBM bersubsidi yang memerlukan tindak lanjut pembinaan.

“Atas hasil tersebut, Pertamina memberikan pembinaan kepada SPBU 74.956.04 Sonder melalui penghentian sementara penyaluran Biosolar hingga proses pembinaan dan evaluasi operasional diselesaikan,” ujar Lilik, Selasa (28/7/2026).

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Pertamina menjaga akuntabilitas sekaligus kualitas pelayanan dalam penyaluran BBM bersubsidi kepada masyarakat.

Pertamina secara berkala melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap seluruh lembaga penyalur untuk memastikan distribusi energi berjalan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Selama masa pembinaan berlangsung, Pertamina mengalihkan pasokan Biosolar ke dua SPBU terdekat, yakni SPBU 74.956.17 Kawangkoan dan SPBU 74.953.13 Walian.

“Untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama masa pembinaan berlangsung, Pertamina telah mengalihkan pasokan Biosolar ke SPBU terdekat, yaitu SPBU 74.956.17 Kawangkoan dan SPBU 74.953.13 Walian,” terang Lilik.

Pertamina memastikan ketersediaan stok di kedua SPBU tersebut terus dipantau agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan lancar.

Sales Branch Manager Sulutgo II Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyampaikan bahwa pembinaan terhadap lembaga penyalur merupakan bagian dari mekanisme pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Pertamina berkomitmen memastikan penyaluran BBM bersubsidi berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku. Setiap hasil evaluasi akan ditindaklanjuti melalui langkah-langkah pembinaan yang bertujuan menjaga kualitas layanan sekaligus memastikan distribusi energi kepada masyarakat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Lilik menegaskan, Pertamina akan terus memperkuat pengawasan dan evaluasi terhadap seluruh lembaga penyalur sebagai bagian dari upaya menjaga transparansi dan keandalan distribusi BBM bersubsidi.

“Pengawasan dan evaluasi dilakukan secara rutin untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi berjalan sesuai ketentuan. Pertamina juga terus berkoordinasi dengan seluruh lembaga penyalur agar pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung secara optimal dan tepat sasaran,” kata Lilik.

Pertamina memastikan ketersediaan Biosolar di wilayah sekitar tetap aman dan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan selama proses pembinaan berlangsung.

Masyarakat juga diimbau untuk membeli BBM sesuai kebutuhan serta menggunakan BBM bersubsidi sesuai dengan peruntukannya.

Untuk mendapatkan informasi terkait produk dan layanan Pertamina maupun menyampaikan pengaduan, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Customer Solution (PCS) 135 yang melayani selama 24 jam.(Ikel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *