Olahraga

Thomas Tuchel Puji Mental Juara Inggris Usai Singkirkan Norwegia

×

Thomas Tuchel Puji Mental Juara Inggris Usai Singkirkan Norwegia

Sebarkan artikel ini
MIAMI GARDENS, FLORIDA - JULY 11: Jude Bellingham #10 of England celebrates with Morgan Rogers #17 after scoring the team's second goal during the FIFA World Cup 2026 Quarter Final match between Norway and England at Miami Stadium on July 11, 2026 in Miami Gardens, Florida. (Photo by Richard Pelham/Getty Images)

RagamSulut.co.id – Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, memberikan pujian tinggi terhadap mentalitas para pemainnya setelah memastikan tiket ke semifinal Piala Dunia 2026. The Three Lions sukses bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Norwegia dengan skor 2-1 pada laga perempat final di Stadion Miami, Florida, Minggu (12/7/2026).

Inggris sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Andreas Schjelderup pada menit ke-36. Namun, Jude Bellingham tampil sebagai pahlawan dengan mencetak dua gol pada menit 45+2 dan 90+3 yang membawa Inggris melangkah ke empat besar.

Usai pertandingan, Tuchel mengaku sangat terkesan dengan karakter dan daya juang anak asuhnya yang kembali menunjukkan kemampuan bangkit dari situasi sulit.

“Saya terkesan dengan kerja keras yang mereka tunjukkan, upaya, semangat tim, keyakinan mereka. Keyakinan dan kemampuan untuk mengatasi kesulitan, bertahan, serta menemukan cara untuk menang benar-benar berada di level tertinggi dan kelas dunia,” ujar Tuchel.

Menurut pelatih asal Jerman itu, kemenangan atas Norwegia kembali membuktikan bahwa skuad Inggris memiliki mental juara. Ini menjadi kali kedua mereka berhasil membalikkan keadaan setelah tertinggal satu gol di fase gugur Piala Dunia 2026.

“Mereka hanya menolak untuk menyerah. Mereka menolak menerima kekalahan. Saya setuju dengan Jude Bellingham, semua pemain bekerja sangat keras. Tidak ada sedikit pun keluhan mengenai usaha mereka. Namun hari ini kami membuat pertandingan menjadi lebih rumit bagi diri kami sendiri,” katanya.

Tuchel Jelaskan Pergantian Declan Rice

Dalam kesempatan yang sama, Tuchel juga menjelaskan alasan menarik keluar gelandang Declan Rice pada babak kedua. Ia mengungkapkan Rice belum berada dalam kondisi fisik terbaik setelah mengalami gangguan kesehatan dalam beberapa hari terakhir.

“Declan mengalami kesulitan selama tiga hari terakhir dan lebih banyak menghabiskan waktunya di tempat tidur. Saya tahu dia tidak akan mampu bermain penuh selama 90 menit, apalagi ada kemungkinan pertandingan berlangsung hingga 120 menit,” jelas Tuchel.

Ia menegaskan keputusan mengganti Rice sudah direncanakan sejak Inggris tertinggal 0-1 demi meningkatkan daya serang tim.

“Saat kami tertinggal, saya ingin memberikan sinyal kepada tim untuk bermain lebih ofensif, mengambil posisi lebih tinggi, dan berada lebih dekat dengan kotak penalti lawan. Karena itu kami memasukkan Eberechi Eze dan Bukayo Saka di sisi kanan.”

Selain Rice, bek Ezri Konsa juga mengalami masalah kebugaran akibat cuaca panas di Miami.

“Kami memiliki beberapa pemain yang kesulitan menghadapi cuaca panas. Ezri Konsa salah satunya, ia mengalami kram dan sedikit masalah pada hamstring,” ungkap Tuchel.

Meski menghadapi berbagai kendala, Inggris berhasil mempertahankan fokus hingga mencetak gol kemenangan pada masa injury time. Hasil ini memastikan The Three Lions melangkah ke semifinal Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi.(Ikel)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *