RagamSulut.co.id— Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 kembali menghadirkan kemeriahan dengan melibatkan puluhan float, marching band, peserta perorangan, hingga ratusan petani bunga Sulawesi Utara.
Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menilai pelaksanaan TIFF 2026 lebih baik dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Ia optimistis festival bunga tersebut akan terus berkembang dan semakin memperkuat daya tarik pariwisata Sulawesi Utara.
“Hari ini TIFF 2026 lebih bagus dari yang kemarin, dan ke depan akan lebih bagus lagi,” ujar Yulius, Sabtu (8/8/2026).
Menurutnya, TIFF 2026 diikuti sekitar 36 float, ditambah tiga hingga empat kelompok marching band serta peserta perorangan yang turut memeriahkan rangkaian festival.
Yulius menegaskan, kemeriahan TIFF tidak hanya melibatkan peserta dari dalam negeri, tetapi juga partisipasi dari luar negeri. Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang besar untuk memperkuat sektor pariwisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Semua terlibat dalam kemeriahan pesta bunga dari dalam negeri maupun luar negeri. Jadi kita berharap ini akan kita lanjutkan terus dan tentunya ini akan menambah daya tarik pariwisata kita, Tomohon dan Sulawesi Utara,” katanya.
Ia mengatakan penyelenggaraan TIFF juga memberikan dampak terhadap pelaku UMKM dan berbagai sektor ekonomi yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Gubernur berharap TIFF dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan semakin berkembang sebagai salah satu agenda pariwisata unggulan Sulawesi Utara.
“Saya berharap TIFF 2026 terus terselenggara karena ini kan masih ada beberapa hari lagi. Kita jaga bersama dan kita undang hadir di Pekan TIFF 2026 di Tomohon,” ujarnya.
Potensi Bunga dan Alam Sulut
Yulius juga menyoroti kekayaan alam Sulawesi Utara yang menjadi modal penting dalam pengembangan pariwisata daerah. Menurutnya, Tomohon memiliki keunggulan tersendiri dengan potensi bunga yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata.
“Ada green, ada green land, blue sea, and blue sky di Sulawesi Utara. Ada bunga di Sulawesi Utara, khususnya Tomohon,” kata Yulius.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para petani bunga yang menjadi bagian penting dalam terselenggaranya TIFF 2026.
Yulius menyebut sedikitnya 236 petani terlibat dalam kegiatan tersebut dengan areal tanaman bunga yang menjadi bagian dari persiapan festival.
“Tadi saya jelaskan ada 236 petani, ya. Dan sekian hektar tanaman bunga yang terlibat di dalam kegiatan ini. Tanpa mereka, kita enggak bisa bikin kegiatan hari ini,” ungkapnya.
Karena itu, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada seluruh petani bunga yang telah mendukung pelaksanaan TIFF 2026.
“Terima kasih petani,” ucap Yulius.
TIFF 2026 pun diharapkan tidak sekadar menjadi festival bunga, tetapi mampu menjadi ruang promosi potensi daerah, memperluas peluang ekonomi masyarakat, serta memperkuat posisi Tomohon dan Sulawesi Utara sebagai destinasi pariwisata berbasis bunga di tingkat nasional maupun internasional.(Ikel)











