Berita

Gubernur Yulius: Program Makan Bergizi Gratis Tekan Stunting dan Ciptakan Ribuan Lapangan Kerja di Sulut

×

Gubernur Yulius: Program Makan Bergizi Gratis Tekan Stunting dan Ciptakan Ribuan Lapangan Kerja di Sulut

Sebarkan artikel ini

RagamSulut.co.id – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan dampak signifikan terhadap penurunan angka stunting dan kemiskinan di Sulawesi Utara, sekaligus menciptakan ribuan lapangan pekerjaan melalui operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Hal tersebut disampaikan Gubernur Yulius Selvanus saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (4/6/2026).

Menurutnya, saat ini terdapat 173 SPPG yang telah beroperasi di Sulawesi Utara, sementara total 202 SPPG telah siap untuk dioperasikan sesuai keputusan dan kebutuhan ke depan.

“Kita sudah ada di Sulawesi Utara kurang lebih 173 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang beroperasi dan 202 totalnya yang siap sebenarnya untuk dioperasionalkan. Saat ini 173 sudah operasional dan melayani sekitar 400 ribu siswa yang merasakan manfaatnya,” ujar Yulius.

Ia menjelaskan, selain meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah, program tersebut juga memberikan dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat. Dari 173 dapur SPPG yang beroperasi, masing-masing mempekerjakan sekitar 50 tenaga kerja.

“Dari 173 dapur itu, kalau dikali 50 karyawan, ada sekitar 8.650 orang yang bekerja di SPPG Sulawesi Utara,” katanya.

Gubernur berharap ke depan pengelolaan dapur-dapur MBG semakin profesional sehingga manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Menurut Yulius, keberhasilan pelaksanaan program tersebut turut berkontribusi terhadap capaian Sulawesi Utara yang meraih penghargaan nasional dalam bidang penurunan kemiskinan dan penanggulangan stunting.

Pada Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara, pada 29 Mei 2026, Sulawesi Utara berhasil meraih penghargaan Kategori Penurunan Kemiskinan dan Penanggulangan Stunting.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Djamari Chaniago.

“Provinsi Sulawesi Utara menjadi nomor satu di Sulawesi dalam penurunan stunting dan penurunan kemiskinan. Ini bagian dari hasil kerja bersama, termasuk melalui Program Makan Bergizi Gratis,” ungkapnya.

Terkait pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN), Yulius menilai perubahan struktur organisasi merupakan hal yang wajar dalam rangka meningkatkan kinerja lembaga.

Menurutnya, pemerintah pusat terus melakukan evaluasi dan terobosan demi memperkuat program-program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.

“Kalau ada perubahan dalam struktur organisasi itu hal yang biasa. Kita ingin lebih maju, lebih hebat, dan lebih menyentuh masyarakat. Saya yakin Presiden menginginkan terobosan-terobosan yang terbaik untuk kepentingan rakyat,” ujarnya.

Ia juga berharap jajaran pimpinan BGN yang baru dapat memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah agar pelaksanaan program gizi nasional semakin efektif.

“Dengan organisasi baru ini kami berharap bisa berkolaborasi lebih baik dengan daerah, karena sasaran program pusat ada di daerah dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” pungkasnya.(Ikel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *