RagamaSulut.co.id – Di tengah euforia keberhasilan tim nasional Spanyol melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2026, pelatih Luis de la Fuente menyampaikan belasungkawa kepada para korban kebakaran tragis di wilayah Los Gallardos, Provinsi Almería, Spanyol.
Dalam konferensi pers usai kemenangan 2-1 atas Belgia pada babak perempat final di Stadion SoFi, Los Angeles, Amerika Serikat, Sabtu (11/7/2026), De la Fuente mengatakan kebahagiaan atas hasil pertandingan tidak mengurangi rasa duka yang sedang dirasakan banyak pihak di negaranya.
“Kami bahagia, namun kami juga ingin menyampaikan belasungkawa dan rasa duka mendalam kepada keluarga para korban kebakaran tragis di Almería. Kebakaran itu sangat mengerikan,” ujar De la Fuente.
Pelatih La Roja itu juga mengungkapkan kabar duka lain yang menimpa tim peliput Spanyol. Ia menyebut ibunda fotografer tim, Ángel Martínez, meninggal dunia saat pertandingan berlangsung.
“Hari ini, ketika pertandingan sedang berlangsung, ibunda fotografer kami, Ángel Martínez, juga telah meninggal dunia. Kami ingin menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada beliau dan seluruh keluarganya,” katanya.
De la Fuente menegaskan bahwa kehidupan harus terus berjalan, namun menurutnya penting untuk tetap memberikan dukungan dan empati kepada mereka yang sedang berduka.
“Hidup harus terus berjalan, namun kami mengirimkan pelukan hangat dan doa untuk semua yang sedang mengalami kehilangan,” tuturnya.
Pernyataan tersebut disampaikan tak lama setelah Spanyol memastikan langkah ke babak semifinal Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Belgia dengan skor 2-1.
Pada laga tersebut, Fabian Ruiz membuka keunggulan La Roja pada menit ke-30 sebelum Charles De Ketelaere menyamakan kedudukan untuk Belgia. Mikel Merino kemudian menjadi penentu kemenangan Spanyol lewat golnya pada menit ke-88.
Di tengah keberhasilan di atas lapangan, De la Fuente memilih mengawali konferensi pers dengan menyampaikan pesan kemanusiaan sebagai bentuk solidaritas kepada para korban kebakaran di Almería dan keluarga besar tim yang tengah berduka.(Ikel)











