RagamSulut.co.id— Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, mengungkap strategi yang diterapkan timnya saat menghadapi Argentina pada final Piala Dunia 2026. Spanyol berhasil meraih kemenangan 1-0 dalam pertandingan yang berlangsung pada 20 Juli 2026.
De la Fuente mengatakan, keberhasilan Spanyol tidak lepas dari persiapan matang yang dilakukan seluruh jajaran staf kepelatihan, termasuk analisis terhadap kekuatan dan permainan Argentina, Selasa (21/7/2026).
Selain memberikan arahan teknis mengenai lawan, tim kepelatihan juga mempersiapkan para pemain agar mampu menjaga keseimbangan permainan sekaligus menghadapi tekanan dalam pertandingan final.
Menurut De la Fuente, tim analisis taktik yang dipimpin Juanjo bersama Alberto, Pablo, Héctor, Miguel Ángel, dan anggota lainnya turut memberikan informasi penting mengenai pertandingan dan karakter permainan Argentina.
Namun, di balik berbagai analisis teknis tersebut, De la Fuente mengaku memberikan satu pesan khusus kepada para pemainnya.
“Tuan-tuan, kita punya janji dengan sejarah, mari kita menjadi yang pertama tiba di sana.”
Pesan tersebut menjadi motivasi bagi para pemain Spanyol untuk tampil maksimal dan menjaga konsentrasi hingga pertandingan berakhir.
Memasuki babak perpanjangan waktu, De la Fuente kembali mengingatkan pemainnya agar tetap fokus. Ia menilai Spanyol memang mampu mengendalikan pertandingan, tetapi menghadapi tim sekelas Argentina membutuhkan konsentrasi penuh hingga detik terakhir.
“Kita sedang melakukan pekerjaan yang hebat, kita memegang kendali pertandingan, tetapi di laga final melawan tim seperti Argentina, kelengahan sekecil apa pun bisa berakibat kebobolan gol,” ujar De la Fuente, dikutip dari Chanel FIFA.
Pelatih Spanyol itu menegaskan bahwa timnya mampu menjaga fokus dan konsentrasi hingga pertandingan berakhir. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi pencapaian luar biasa bagi generasi pemain yang telah meraih berbagai gelar di semua tingkatan usia.
Menariknya, setelah pertandingan berakhir, beberapa pemain yang telah lama bergabung dengan tim bahkan bertanya kepada De la Fuente mengenai target berikutnya yang masih bisa mereka raih.
“Pelatih, sekarang apa lagi yang tersisa untuk kita punyai atau menangkan?” kata De la Fuente menirukan pertanyaan para pemainnya.
Menurutnya, Spanyol telah memenangkan berbagai gelar di semua tingkatan kategori. Namun, ia menegaskan bahwa tim tersebut masih memiliki motivasi besar untuk terus berkembang.
“Apa lagi yang tersisa untuk dimenangkan? Ya, pertandingan berikutnya di bulan September nanti, karena tim ini tidak ada capeknya,” katanya.
De la Fuente juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh staf kepelatihan, direktur olahraga, para pemain, serta semua pihak yang telah bekerja keras di balik kesuksesan Timnas Spanyol.
Ia menyebut para pemain sebagai protagonis utama dalam perjalanan luar biasa tersebut.
“Tanpa tim ini, tidak mungkin kita bisa meraih apa pun. Para pemain adalah protagonis sejati dari kisah ini, serta semua orang yang telah bekerja bersama mereka agar mereka bisa menjadi lebih baik setiap harinya,” ujarnya.
De la Fuente mengaku perasaan yang dirasakan setelah memenangkan final Piala Dunia 2026 lebih dari sekadar kebahagiaan. Baginya, keberhasilan tersebut merupakan perpaduan antara kebanggaan, kepuasan, dan penghargaan terhadap para pemain yang telah berjuang bersama.
“Mungkin rasanya akan mirip seperti kebahagiaan. Seharusnya seperti itu. Kebahagiaan itu pasti terasa seperti ini. Namun yang terpenting, lebih dari itu, ini adalah rasa bangga, kepuasan, dan apresiasi kepada orang-orang yang luar biasa ini,” tutur De la Fuente.
Ia pun kembali menegaskan bahwa dirinya merasa terhormat dapat bekerja bersama para pemain yang menurutnya akan mengukir sejarah bagi sepak bola Spanyol.
“Suatu kehormatan bisa bekerja bersama mereka,” pungkasnya.(Ikel)











