Berita

SMA Taruna Nusantara Kampus Langowan Gandeng AJI Manado Gelar Pelatihan Jurnalistik untuk Pamong Kehumasan

×

SMA Taruna Nusantara Kampus Langowan Gandeng AJI Manado Gelar Pelatihan Jurnalistik untuk Pamong Kehumasan

Sebarkan artikel ini

RagamSulut.co.id— SMA Taruna Nusantara Kampus Langowan menggandeng Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado untuk memberikan pelatihan jurnalistik kepada para pamong atau pegawai yang bertugas di bagian Kehumasan Sekolah, Senin (20/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Bahasa SMA Taruna Nusantara Kampus Langowan tersebut diikuti oleh seluruh pamong bagian Kehumasan Sekolah. Pelatihan ini juga dihadiri langsung Kepala SMA Taruna Nusantara Kampus Langowan, Brigjen Cpn Rhino Charles Tuwo, M.Sc., M.P.M.

Istimewanya, Rhino tidak hanya menghadiri kegiatan, tetapi turut mengikuti materi jurnalistik yang disampaikan oleh para narasumber dari AJI Manado.

Ketua AJI Manado, Fransiskus Talokon, dalam materinya membahas Etika dan Hukum Pers. Ia mengatakan, pemahaman mengenai hukum dan etika pers penting tidak hanya bagi jurnalis, tetapi juga bagi bagian kehumasan yang dalam menjalankan tugasnya akan banyak berinteraksi dengan media.

“Aktivitas jurnalis itu diatur oleh produk hukum. Selain itu ada etika yang harus dijaga. Untuk itu, dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik, termasuk ketika kita membuat berita, itu harus berpegang pada pedoman hukum dan etika. Itu penting. Bagian kehumasan juga harus paham itu, karena bersinggungan dengan media nantinya,” kata Fransiskus.

Materi berikutnya disampaikan Sekretaris AJI Manado, Isa Anshar Jusuf, yang membawakan topik Penulisan Berita dan Artikel untuk Kehumasan.

Isa menekankan bahwa bagian kehumasan memiliki posisi penting dalam sebuah instansi karena menjadi salah satu wajah utama lembaga dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Menurutnya, personel kehumasan perlu memiliki kemampuan menulis berita dan artikel yang baik, baik untuk dipublikasikan melalui website maupun disebarluaskan melalui media sosial.

“Beberapa hal yang harus diperhatikan adalah judul dan lead dari sebuah berita atau informasi yang akan dibagikan. Untuk itu, harus paham bahwa judul itu harus ringkas, jelas dan menjelaskan isi informasi yang akan disampaikan, tentu dengan kewajiban menggunakan parameter 5W + 1H pada jurnalisme,” ujar Isa.

Pada sesi terakhir, pengurus AJI Manado, Michael Labaro, memberikan materi mengenai teknik pengambilan gambar dan video pendukung dalam pemberitaan.

Michael menjelaskan bahwa visual dalam sebuah berita tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap, tetapi juga dapat menjadi bagian penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Ia juga memberikan sejumlah tips mengenai pembuatan hook dalam tayangan video yang dapat menarik perhatian audiens dan meningkatkan jumlah penonton.

“Gambar itu tak hanya sebagai pendukung sebuah berita, tapi usahakan juga jadikan dia adalah informasi penting untuk lebih menjelaskan tentang sebuah peristiwa yang dituliskan dalam berita atau informasi yang disampaikan,” kata Michael.

Selain mendapatkan materi secara teori, para pamong peserta pelatihan juga langsung mengikuti praktik penulisan berita dan artikel.

Suasana pelatihan berlangsung dinamis. Peserta diberikan tugas untuk menulis, kemudian hasil tulisan diperiksa dan dikoreksi bersama sehingga peserta dapat memahami secara langsung berbagai aspek yang perlu diperhatikan dalam penulisan berita maupun artikel kehumasan.

Di akhir kegiatan, Kepala SMA Taruna Nusantara Kampus Langowan, Brigjen Cpn Rhino Charles Tuwo, M.Sc., M.P.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para narasumber dari AJI Manado yang telah memberikan materi kepada jajaran kehumasan sekolah.

Menurut Rhino, pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan bagian kehumasan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara lebih baik, akurat, dan berkualitas.

“Tentunya pelatihan ini juga bertujuan agar cara penyampaian informasi kepada masyarakat terutama di Sulawesi Utara tentang Sekolah Taruna Nusantara Kampus Langowan, bisa menjadi lebih baik, serta bisa memberikan transparansi karena masyarakat akan lebih banyak mendapatkan informasi berkualitas tentang sekolah ini,” kata Rhino.

Pelatihan jurnalistik ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas bagian Kehumasan SMA Taruna Nusantara Kampus Langowan dalam mengelola informasi, membangun komunikasi dengan media, serta menyampaikan berbagai kegiatan dan perkembangan sekolah kepada masyarakat secara profesional dan bertanggung jawab.(Ikel)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *