Berita

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Resmikan Museum Negeri Sulut, Sebut Standar A dan Siap Dapat DAK Tahun 2027

×

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Resmikan Museum Negeri Sulut, Sebut Standar A dan Siap Dapat DAK Tahun 2027

Sebarkan artikel ini

RagamSulut.co.id – Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon meresmikan Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara dan menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara atas renovasi serta pengembangan museum yang dinilai menjadi salah satu terbaik di Indonesia, Jumat (22/5/2026).

Dalam sambutannya, Fadli Zon menegaskan bahwa Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara layak memperoleh standar A karena kualitas bangunan, tata pamer, koleksi, hingga konsep pengelolaan yang dinilai sangat baik.

“Dan saya yakin kalau museumnya seperti ini pasti standarnya A, ya. Standarnya A, artinya yang terbaik,” ujar Fadli Zon.

Ia menyebut museum tersebut bukan hanya berpotensi menjadi museum provinsi terbaik di Pulau Sulawesi, tetapi juga salah satu museum provinsi terbaik di Indonesia karena adanya keseriusan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem kebudayaan.

Fadli Zon juga memastikan Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara akan memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) pada tahun 2027 untuk mendukung berbagai kegiatan dan pengembangan museum.

“Saya kira tahun depan Museum Provinsi Sulawesi Utara ini akan dapat dana alokasi khusus untuk kegiatan-kegiatan di museum ini,” katanya.

Menurutnya, renovasi museum menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah terhadap pemajuan kebudayaan. Ia mengungkapkan, sebelumnya museum tersebut sempat menjadi perhatian publik setelah muncul isu viral mengenai museum yang disebut “akan dijual”.

Saat itu, kata Fadli Zon, dirinya bahkan sempat mempertimbangkan langkah pengambilalihan oleh pemerintah pusat agar museum bisa diselamatkan. Namun, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara langsung mengambil inisiatif melakukan pembenahan besar-besaran.

“Museum ini adalah ruang edukasi, ruang literasi, dan bagian penting dari ekonomi budaya. Museum bukan sekadar tempat penyimpanan,” ujarnya.

Fadli Zon menilai Museum Negeri Sulawesi Utara memiliki potensi besar menjadi destinasi wisata budaya unggulan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Ia menekankan pentingnya membangun ekosistem museum yang nyaman dan modern, termasuk fasilitas pendukung seperti coffee shop, restoran, hingga toko suvenir.

Dalam kesempatan tersebut, Fadli Zon juga menyoroti besarnya kekayaan budaya Indonesia yang disebut sebagai “mega diversity” atau keberagaman budaya luar biasa, dengan lebih dari 1.340 suku bangsa, 718 bahasa daerah, dan lebih dari 17 ribu pulau.

Ia turut menyinggung kekayaan budaya Sulawesi Utara, mulai dari Waruga di Minahasa hingga warisan budaya di Bolaang Mongondow dan Nusa Utara, sebagai modal budaya penting yang harus dijaga dan dipromosikan melalui museum.

Menurutnya, museum di negara-negara maju selalu menjadi etalase utama peradaban dan mampu mendatangkan wisatawan sekaligus meningkatkan pendapatan daerah.

Fadli Zon juga mengungkapkan peningkatan signifikan jumlah pengunjung Museum Nasional di Jakarta yang mencapai sekitar 400 persen pada 2025 setelah dilakukan pembenahan dan pengembangan program pameran.

Ia berharap generasi muda, mulai dari pelajar hingga mahasiswa, semakin aktif mengunjungi museum sebagai bagian dari penguatan literasi sejarah dan budaya bangsa.(Ikel)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *